polytron c200


mendengar merk polytron yang terbayang di benak adalah TV, kulkas atau alat elektronik rumah tangga lainnya. tapi sudah beberapa tahun terakhir ini merk ini meluncurkan juga telepon selular.

kali ini lagi-lagi kebutuhan akan ponsel cadangan membuat saya melirik polytron c200. pertimbangan saya dalam memilih hanya bentuk yang kecil praktis (kalo bisa candybar dengan numpad klasik), kapasitas penyimpanan sms yg tidak terlalu kecil dan yang paling penting adalah harganya MURAH!

polytron harganya bisa dibilang (relatif) sangat murah, hanya 199 ribu rupiah pada saat saya membelinya. walau berharga semurah itu ternyata fiturnya tak hanya sekedar untuk telpon dan sms saja. ada kamera vga yang kualitasnya lumayan, music dan video player yang cukup ampuh memainkan video (setidaknya dibandingkan blackberry seri 85xx ke bawah yg rewel memutar file video), ada wap browser untuk berinternet (meski kurang nyaman karena hanya bisa membuka situs-situs versi mobile sederhana), ebook reader, senter di kepala ponsel, kemudahan untuk mem-backup dan restore kontak dan sms, manajemen panggilan seperti blacklist dan berbagai fitur standar lainnya.

dengan built quality yang cukup kokoh dan tak berkesan murahan, lalu layar 2.4″ yang lumayan jernih rasanya ponsel ini cukup layak bila dibandingkan dengan harganya yang sangat terjangkau.

mito 111


kecil sekali. pinky pula! itulah yg terbersit di benak saat melihat mito 111 itu di sebuah etalase toko. karena memang sedang mencari ponsel untuk cadangan si mini ini langsung menarik perhatian saya. fiturnya sangat minimalis : layar mini dengan resolusi 128×128 pixels, ada kamera dan camcorder dengan hasil tangkapan seadanya, adanya dukungan micro sd, ada radio fm dan music player. itu saja! kapasitas memory ponsel untuk menyimpan sms hanya 50. ada calender namun hanya untuk melihat tanggal, kita sama sekali tidak bisa menulis memo atau event di calender tsb. namun mungilnya yang kira-kira hanya sedikit lebih besar dari korek gas dan harganya yang juga mini membuat maklum. untuk yang ingin ponsel cadangan yang tak membuat saku makin penuh dengan ponsel yang akhir2 ini makin membesar saja ukurannya rasanya ponsel ini cukup layak untuk dipertimbangkan.

mito 111


mito 111

si mini pinky :)

sedikit tentang lenovo s880


Seperti biasa saya selalu lambat dalam menulis suatu review tentang ponsel. Kali ini saya akan menceritakan sedikit kesan dan pesan saat saya menggunakan lenovo s880 yang lagi-lagi bendanya sudah berpindah kepemilikan alias saya jual. Hehehe.
Lenovo s880 memiliki layar sentuh berdiagonal sekitar 5 incian dengan resolusi 800×480 pixels, tidak terlalu halus memang, titik-titik pixel masih cukup terlihat, namun masih cukup jernih untuk dipandangi berlama-lama. Responsivitas layarnya terhadap sentuhan baik, dipakai untuk menggambar atau sekedar coret-coret dengan aplikasi sketchbook mobile cukup nyaman.
Processor yang dipakai sepertinya masih single core 1ghz. Untuk penggunaan kasual sehari-hari sih cukup nyaman. Oya, lenovo s880 menggunakan launcher ideadesktop milik lenovo sendiri dengan theme yang bisa ditambahkan (download dari launcher.lenovo.com). Tampilannya biasa saja. Tak banyak aplikasi tambahan dari Lenovo-nya. Tapi ada beberapa fitur sederhana yang penting dan sangat membantu antara lain kemampuan untuk mem-back up semua aplikasi ke memory eksternal dan kemampuan untuk menentukan dari awal memory eksternal atau internal yang jadi default untuk menginstal aplikasi. Kedua hal ini belum saya temukan di beberapa android merk lain yang saya coba, bahkan merk ternama seperti samsung sekalipun. Kebanyakan android merk lain mengharuskan pengguna untuk me-root device-nya terlebih dahulu sebelum bisa mem-backup aplikasi-aplikasi yang sudah terinstal.
Di luar kedua hal itu fitur-fitur lain cukup standar android Ice Cream Sandwich dengan sentuhan lenovo di sana sini. Hasil kamera 5 megapixels yang dilengkapi autofokus cukup baik meski kadang warna sedikit pucat. Keluaran suara dari music player cukup baik bila didengarkan dengan earphone yang baik, handsfree bawaannya kurang bagus.
Secara umum pengalaman menggunakan lenovo s880 selama kira-kira 6 bulan cukup menyenangkan tanpa kendala berarti. Proses rooting pun bisa dilakukan dengan cukup mudah (caranya silakan lihat di forum diskusi terkemuka indonesia).

 

Berikut spek lenovo s880 :

  • HSPA support
  • 5″ LCD with a resolution of 800 x 480 pixels
  • MTK 6575 chipset single-core 1 GHz Cortex-A9 CPU and PowerVR SGX531 GPU
  • 512MB RAM
  • 5MP autofocus camera with 720p video recording
  • VGA front-facing camera
  • 4GB internal storage, microSD card slot
  • Dual-SIM support

Blackberry 8530 aries


image

Quadrant standard lenovo s880


image

Antutu benchmark result Lenovo S880


image

5″ vs 7″


Untuk sehari2 5″ jelas lebih pocketable dan sudah cukup utk keperluan sehari2.
Tapi untuk browsing, membuat sketsa, membaca komik, dan menonton video dlm jangka waktu lama memang layar 7″ lebih nyaman. Namun layar 7″ sangat membebani tangan bila harus dibawa sepanjang hari, meski memilih tab 7″ yg slim dan berbahan full plastic (kebayang kali yg body logam). Kesimpulan : masing2 punya kelebihan. Sesuaikan dg kebutuhan sehari2 saja :)

Ainol aurora 2


saya sudah mulai tertarik dengan merk ainol sejak beberapa produk multimedia playernya mulai muncul di forum jual beli kaskus. Kemudian merk tersebut mulai meluncurkan produk-produk ber-OS android yang cukup menarik. Ketika kemudian ainol aurora 2 muncul saya sungguh tak bisa menahan diri untuk tidak mencobanya demi melihat spesifikasinya yang menggiurkan dibanding dengan harganya. Berikut beberapa poin penting fiturnya :
-OS ice cream sandwich 4.0.3
-processor dual core 1.5Ghz
-layar IPS LG
Hal yang sedikit menakutkan ketika membelinya adalah ketidakjelasan garansi dan layanan purna jualnya. Namun mengingat harganya yang relatif murah sepertinya cukup layak untuk dicoba.
Ketika memegang ainol aurora 2 pertama kali saya cukup puas melihat hal-hal sebagai berikut :
-bentuk tipis elegan dengan build quality cukup mantap, ringan namun cukup kokoh
-layar memang kinclong dengan resolusi 1024×600 pixels
-performa dalam menjalankan berbagai jenis aplikasi dan game memuaskan.
Namun memang sepertinya spek mewah dengan harga murah sepertinya memang bukan paduan yang pas karena ternyata kemudian aurora 2 saya mengalami beberapa masalah :
-indikator baterai sempat ngaco, lama menunjukkan angka 100% meski telah digunakan beberapa saat. Namun masalah ini bisa diselesaikan dengan baterai calibration.
-layar sentuhnya tak enak digunakan untuk menggambar. Sulit bisa menarik satu garis lurus tanpa putus. Layar aurora 2 ini bahkan sama sekali tak bisa digunakan dengan stylus sketsa seperti adonit jot.
-kualitas internal sd card rendah atau manajemen memory buruk. Berulangkali saya mengalami error pada internal sd card. Hal ini sangat mengganggu karena tablet jadi tak berfungsi sebagaimana mestinya. Saya jadi terpaksa mem-flash ulang tablet saya dan kehilangan banyak data maupun aplikasi penting.
Kesimpulannya? Walau spek yang ditawarkan memang menggiurkan, namun ketidakjelasan purna jual dan munculnya gangguan yang kecil tapi mengganggu seperti telah saya sebut di atas sangat merusak kesan baik tablet ini. Terus terang saya akan berpikir ribuan kali dahulu untuk membeli produk ainol lainnya. :-)

nexian glaze m9090


Saat pertama melihat video review Lenovo s800 si ponsel transparan yang terbersit di benak  adalah,”Wow! Lucu! Sangat menarik perhatian!”.
Kemudian saya menemukan pdf manual book ponsel Spice s9090 dan dari pdf tersebut jelas menu/user interface spice s9090 dan Lenovo s800 identik atau setidaknya memiliki kemiripan sangat tinggi.
Karena Nexian telah berafiliasi dengan Spice, apalagi nomor seri ponsel Nexian Glaze adalah M9090 (mirip dengan Spice S9090), maka saya berasumsi Nexian Glaze adalah jelmaan Lenovo s800 dan saya tanpa ragu membelinya.
Ketika melihat user interface Nexian Glaze saya  sedikit kecewa. Hanya ada dua themes yaitu water (menu berupa ikan-ikan yg berenang-renang di akuarium) dan round (menu berupa bulatan-bulatan tersusun grid biasa). Tak ada menu kartun seperti pada Lenovo S800 atau Spice s9090. Tapi bagaimanapun, layar OLED transparannya sangat menarik perhatian orang-orang yang melihatnya. Berkali-kali saya mendapatkan tatapan keheranan
oleh orang yang melihat nexian Glaze saya.
Fitur-fiturnya standar, semua sudah umum dimiliki ponsel biasa.
Yang cukup menarik untuk disebut mungkin hanyalah adanya live wallpaper di layar standby, digunakannya yamaha audio amplifier (suara yg dihasilkan music playernya cukup membelai telinga :P ) dan digunakannya QQ browser sebagai default browser. Email clients nya sangat mudah untuk difungsikan, demikian juga synchronize dengan google contacts. Papan ketiknya bertipe numpad biasa dengan ukuran besar yang cukup nyaman
digunakan.

Kesimpulan saya, di luar tampilan layarnya yang transparan, ini hanyalah sebuah ponsel biasa yang cukup bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 257 pengikut lainnya.