ZTE Blade gsm


Alasan utama saya membeli ponsel ini adalah resolusi layarnya yang 480×800 pixels dg diagonal 3.5 inchi, ditambah harganya yg sangat terjangkau (Rp 1.499.000 ketika saya beli). Layarnya memang memukau. Gambar tertampil jernih dan halus padat. Hampir tak terlihat titik2 matrix pembentuk layar. Layar ini berjenis capacitive yg mendukung multitouch 2 titik yg responsif pada sentuhan jari dan nyaman digunakan.

Di luar layarnya, ponsel ini dilengkapi processor 600 MHz, yang kinerjanya lumayan. Cukup lancar dan jarang terjadi lag, tentunya dengan penggunaan standar. Terus terang saya nggak pernah install game2 3d. Game yg saya instal paling2 seri angry birds, fruit ninja, seri talking friends, fish tycoon maupun the sims3. Untuk game2 tersebut di atas sih tak ada gangguan atau kelambatan ketika memainkannya.

Aplikasi bawaan yg telah terinstal minimalis, karena android froyo yg digunakan juga sepertinya sekedar bawaan dari Google tanpa sentuhan tambahan dari ZTE. Tapi tak ada masalah, karena mudah sekali menambahkan aplikasi ke dalam ponsel berbasis android ini, baik melalui download dari android market atau sumber2 lain yg bertebaran di internet. Tampilan antarmuka yg standar android bisa dg mudah dirubah2 dg menginstal launcher. Favorit saya adalah Go Launcher yg mendukung theme yg bisa dg mudah ditambahkan dan dilengkapi berbagai widgets menarik.

Sisi multimedia sangat standar. Kamera 3.2mp nya dilengkapi autofokus yg cukup baik namun sering terlalu pucat warnanya, terutama di tempat dg cahaya berlebih. Namun hasil kamera bisa diakali dengan banyaknya aplikasi photo editor utk android seperti photoshop express dan picsay photo editor. Music player standar android tanpa tambahan apapun. Suara yg diperdengarkan via speaker cukup jernih namun tidak istimewa, didengarkan via earphone pun tidak terlalu menyenangkan, suara agak lemah dan kurang terasa stereonya. tapi ini bisa diakali dengan mengganti headset dg headset kesukaan kita krn telah tersedia colokan audio 3.5mm dan menginstal aplikasi audio player yg dilengkapi equalizer seperti mixzing.

Kesimpulan singkat saya tentang ponsel ini cukup memuaskan untuk pemakaian sehari-hari dengan layar yg cukup bagus. Kinerja processor dan koneksi juga cukup bila untuk sekedar browsing, facebook-an, nge-twit dan instant messaging.

Satu-satunya kekurangan yang saya rasakan adalah kinerja baterainya yg sungguh menyedihkan. Dari kondisi baterai full 100% di sekitar jam 7 pagi bisa langsung turun hingga tinggal 10% di tengah hari. Memang kekurangan di sektor baterai ini sepertinya jg menyerang banyak handsets android lainnya, tapi pada Zte Blade ini saya rasa cukup parah performanya. Mungkin hal ini disebabkan kemampuan baterai yg kurang bila dianding dg resolusi layarnya yg relatif besar? Entahlah, yg jelas saya hanya bertahan menggunakan ponsel ini selama satu bulan lebih sedikit sebelum akhirnya saya jual lagi melalui sebuah situs forum di internet.

3 thoughts on “ZTE Blade gsm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s