iPhone


Kesan pertama saat melihatnya : wow!benda yg sangat mewah! Saat dipegang rasa itu agak berkurang. Sedikit licin dan saya memang tak pernah suka ponsel yg besarnya melampaui ‘ukuran normal’ ponsel pada umumnya(meski hanya sedikit lebih besar dan ‘penuh’ dg layar). Walau terasa cukup kokoh entah kenapa saya tetap merasakan kesan ringkih. Mungkin karena licinnya.
Masuk ke dalam, layar touch screen-nya yang lega benar-benar memukau. Ditambah lagi dengan user interface-nya yang di desain dengan apik. Semua benar-benar dikendalikan dengan jari, dan dengan mudah. Bahkan saya yang baru memegangnya beberapa menit pun tak merasa bingung sama sekali dalam menggunakannya. Namun melihat icons yang terpampang pada menu utama terus terang saya bingung. Yang ada hanya menu standar layaknya ponsel kelas menengah(atau malah menjurus ke bawah??). Yang menarik perhatian paling2 adanya ‘maps’,’youtube'(nggak penting sama sekali, mengingat mahalnya koneksi internet operator gsm indonesia), ‘weather'(gak penting juga ah), ‘stocks'(penting kalo kamu maen di saham). Lainnya standar buangets. Notes,calendar,setting,text,dll. Saya bingung dimana letaknya aplikasi2 tambahan lain? Saya pernah membaca sekilas di suatu forum tentang kurangnya(atau malah tidak adanya) dukungan software untuk disuntikkan kedalam iphone. Apa mimpi buruk itu benar-benar terjadi? Karena OS yang digunakan propietary milik apple sih yaa mungkin saja. Belum lagi tidak didukungnya aplikasi dan games berbasis java!
Soal konektivitas juga tidak semulus itu(minimal ketika dicoba menghubungkan via kabel ke PC berbasis windows xp sp2). Ketika pertama dicolokkan ke satu komputer iphone dan pc tidak bisa melakukan sync meski di komputer itu telah terinstal itunes versi 7.3. Pindah ke komputer lain dengan itunes 7.5 didalamnya dan port usb 2.0 akhirnya baru bisa.
Seperti juga pengalaman dengan rokr e1(sebelum diinstalin aplikasi untuk meng-update daftar lagu), untuk memasukkan lagu ke dalam iphone juga sepertinya benar-benar tergantung pada keberadaan itunes versi 7.3 ke atas.(yaaa, emang sih ini produk apple yang sepertinya bener-bener menjagokan duo itunes-ipod-nya).
Kameranya biasa saja. Meski sudah mega pixel. Tanpa ada nya pengaturan sama sekali. Berar-benar sekedar untuk snap iseng-iseng aja.
Yang jelas kesan saya secara umum terhadap iphone adalah : sebuah ipod yang diberi fungsi telephony dan ditambahi sedikit kemampuan multimedia lain. That’s all. And i don’t think it really deserves the millions of rupiahs it worths here in indonesia. Not even for the beauty and the coolness of the touchscreen-UI. Tapi mungkin juga saya belum jatuh hati padanya karena saya belum begitu lama memegangnya. Mungkin lebih lama lagi gw bisa bener-bener jatuh cinta(atau malah benci buangets) padanya. who knows

2 thoughts on “iPhone

  1. wow, thanks, man.
    i know i still got much to learn about iphone.
    really enjoy using it, just don’t really know what tool or software to use to maximize it

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s